Pantun Natal Bahasa Batak dan Artinya. Berikut adalah beragam pantun Natal bahasa Batak dan artinya yang bisa kamu bagikan ke teman dan keluarga: 1. Ni igil do tikki Lao pajumpang. Ni todo do Ari Lao manopot. Alai molo tung pe dang boi jumpang. Holong ingkon tong do hot. Selamat natal ma dihita. Pakhorasion ma Sian debata. Artinya:
Dalam bahasa Jawa, pantun dikenal dengan nama parikan, berbeda lagi dengan sebutan dalam Bahasa Sunda yaitu paparikan, sementara dalam bahasa Batak pantun disebut juga dengan umpasa. Simak penjelasan lebih lengkap mengenai pantun mulai dari definisi, ciri, jenis pantun hingga kumpulan pantun nasehat berikut ini:
Deretan pantun Batak atau umpasa ini berisi nasihat tentang pernikahan yang tujuannya sebagai bekal mengarungi rumah tangga. Biasanya, pantun Batak atau umpasa ini disampaikan oleh orang tua...
Umpasa merupakan puisi jenis pantun dalam kesusastraan suku Batak Toba. Pantun-pantun Batak ini juga biasa digunakan dalam acara adat. Baca juga?...
Bahasa Batak adalah salah satu bahasa daerah yang berasal dari wilayah Sumatra Utara, dengan penutur alaminya adalah masyarakat Batak itu sendiri.Bahasa Batak Toba · Bahasa Batak Pakpak · Bahasa Batak Karo
Pantun juga ada dalam bahasa Jawa yang dikenal dengan sebutan " parikan " sedangkan dalam budaya Sunda, pantun disebut sebagai " paparikan". Pada budaya Batak mengenal pantun sebagai umpasa (baca: uppasa).